-
Selasa, 30 April 2019
Damaskus -
Dalam kemunculan pertama dalam lima tahun, pemimpin Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi
membahas soal serangan bom Paskah di Sri Lanka yang telah diklaim
kelompoknya. Baghdadi mengklaim bahwa bom di Sri Lanka merupakan balasan
atas kekalahan ISIS di Suriah.
"Pertempuran untuk Baghouz telah berakhir," ucap Baghdadi yang tampak
duduk bersila dan berbicara kepada tiga pria lainnya yang wajahnya
disamarkan. Diketahui bahwa pada akhir Maret lalu, Pasukan Demokratik
Suriah (SDF) yang didukung koalisi Amerika Serikat menyatakan Baghouz yang menjadi wilayah terakhir ISIS di Suriah telah dibebaskan. Hal ini dianggap menghapuskan sebagai 'kekhalifahan' ISIS di Suriah dan Irak. "Pertempuran kita saat ini adalah pertempuran atrisi dengan musuh ...
jihad terus berlanjut hingga hari penghakiman dan Allah memerintahkan
kita untuk berjihad, tapi tidak memerintahkan kita untuk menang,"
imbuhnya, merujuk pada perang untuk menghabiskan tenaga dan kekuatan
musuh.
Di akhir video, salah satu pria dalam video menyerahkan sebuah dokumen
kepada Baghdadi yang dilabeli dengan negara-negara yang menjadi lokasi
aktifnya ISIS, termasuk Somalia, Semenanjung Sinai di Mesir, Afrika
Barat, Yaman dan Libya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar