Pages

Banner 468 x 60px

 

Selasa, 31 Maret 2020

0 komentar

Ini Alasan Gaji Ridwan Kamil dan PNS Jabar Dipotong

gubernur

Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengambil kebijakan besar di tengah wabah virus corona. Ia menyatakan, gaji Gubernur, Wakil Gubernur dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Barat akan dipotong untuk penanggulangan virus corona.

Gaji yang dipotong ialah selama periode 4 bulan ke depan. Langkah itu ditempuh untuk mengurangi beban masyarakat.

Hal itu diumumkan pria yang akrab disapa Kang Emil melalui akun Instagramnya @ridwankamil seperti dikutip detikcom, Senin (30/3/2020).

"Untuk mengurangi beban masyarakat dan percepatan penanggulangan penyebaran virus covid-19, maka gaji Gubernur, Wakil Gubernur dan para ASN (Aparatur Sipil Negara) atau PNS di Pemprov Jawa Barat akan dipotong selama 4 bulan ke depan dengan adil dan proposional," kata Emil.
Dalam unggahannya, ia juga meminta masyarakat yang memiliki harta berlebih untuk menyumbangkan hartanya. Emil mengatakan, itu sebagai perjuangan untuk melawan virus corona dan menolong masyarakat yang tidak mampu.

"Kepada mereka dan kelompok masyarakat lainnya yang memiliki keluangan harta (sedekah, zakat, infak, dll) mari bersama-sama menyumbang kepada perjuangan melawan virus ini dan menolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial," katanya.

 Jurus Apa Lagi untuk Lawan Corona?

Selain itu, Emil juga menyiapkan kampanye 'Two in One' untuk melawan corona. Melalui program ini, maka satu keluarga akan mengurusi dua keluarga.

"Kita sedang menyiapkan kampanye soal 'two in one'. 1 keluarga mampu mengurusi 2 keluarga tidak mampu selama pandemi covid-19. Insya Allah bisa," ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga membuka gerbang donasi dari warga melalui aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar). Postingan itu pun mendapatkan beragam reaksi dari netizen.
@ro******et.mc :M'udah mudahan anu ieu mah bener ,,henteu prank deui ,, cing sarehat wargi jabar dan sekitar nya'

@ja*********ini : 'Hayuu siap, Pak!'

@ary******gai : 'Dipotong terus dibagikan utk kebutuhan masyarakat bgitu pak?'

 

Read more...
0 komentar

Jokowi Minta Pembatasan Sosial Skala Besar, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil langkah lebih lanjut guna menekan penyebaran virus corona. Bukan dengan karantina wilayah atau lockdown, melainkan pembatasan sosial berskala besar.

Pembatasan sosial berskala besar adalah pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi penyakit atau terkontaminasi sedemikian rupa untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit. Kebijakan ini meliputi sejumlah poin, di antaranya peliburan sekolah dan tempat kerja hingga pembatasan kegiatan di tempat umum.

Pengamat Ekonomi dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal menilai keputusan ini dapat memberikan dampak ekonomi yang tidak terlalu besar dibandingkan harus lockdown.

"Positifnya, penurunan aktivitas ekonomi tidak setajam kalau lockdown. Dalam jangka pendek dropnya tidak terlalu drastis dibanding kalau lockdown total," kata Faisal kepada detikcom, Senin (30/3/2020).

Meski begitu, kebijakan ini dinilai memberikan ketidakpastian yang lebih lama terhadap ekonomi. Lantaran kebijakan yang diambil pemerintah saat ini dinilai kurang efektif untuk menekan penyebaran virus corona.

"Kalau dalam jangka panjang ini efektivitasnya dalam menangkal wabah kurang efektif dibanding lockdown total. Sehingga bisa jadi dalam jangka pendek dropnya tidak seberapa, tapi berlarut-larut karena wabahnya tidak cepat selesai. Dibanding kalau lockdown total langsung drop aktivitas ekonominya, tapi lebih efektif dalam menangkal wabah sehingga recovery-nya bisa lebih cepat," ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, selain mempertimbangkan ekonomi pemerintah dinilai mempertimbangkan sosial budaya masyarakat Indonesia yang tidak terbiasa dengan karantina. Mengingat banyak pekerja sektor informal di Indonesia.
"Saya pikir selain mempertimbangkan ekonomi, mempertimbangkan faktor sosial budaya juga dari masyarakat kita yang belum terbiasa dengan karantina ini. Kalau pembatasan sosial berskala besar ini kan seperti ojek online masih bisa beraktivitas cuma untuk mengantar makanan atau barang ada aktivitasnya. Pasti menurun tapi tidak sama sekali berhenti," ujarnya.

Lalu, kenapa lockdown tidak jadi pilihan untuk menekan penyebaran corona? Apakah pemerintah belum siap?


 

Read more...
0 komentar

Pamit dari Kerajaan, Meghan Markle dan Harry Tutup Kolom Komentar

inggris

Jakarta -

Pasangan Meghan Markle dan Pangeran Harry resmi tak lagi menyandang gelar bangsawan kerajaan Inggris. Keduanya mengucapkan selamat tinggal pada warga Inggris lewat akun Instagram @SussexRoyal.

Tapi lewat status yang diunggah 8 jam itu, Meghan dan Harry menutup kolom komentarnya. Status yang mendapatkan lebih dari 277 likes itu tentang selamat tinggal dan ucapan terima kasih.

"Terima kasih untuk komunitas ini, untuk dukungan, inspirasi, dan komitmen berbagi untuk dunia yang lebih baik lagi," tulis Meghan Markle dan Harry.

Pasangan yang pindah ke Los Angeles dari Kanada itu mengatakan, di tengah pandemi Corona, keduanya melakukan perubahan untuk keluarga kecilnya.

"Ketika kita semua menemukan bagian yang harus dimainkan dalam perubahan global dan perubahan kebiasaan ini, kami fokus di bab baru untuk memahami bagaimana kita dapat berkontribusi baik. Meski pun Anda tidak melihat kami di sini, pekerjaan terus berlanjut," sambung Meghan Markle dan Harry.

"Kami menantikan untuk segera terhubung kembali dengan Anda. Anda luar biasa. Tolong jaga dirimu baik-baik dan saling jaga," tukas keduanya. 


 

Read more...

Senin, 30 Maret 2020

0 komentar

Nasib Pramugari hingga Pilot di Tengah Badai Corona

pesawat

Jakarta -

Asosiasi maskapai Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) membeberkan kondisi terkini industri penerbangan imbas virus corona. Meski belum ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan, sudah ada beberapa maskapai yang terpaksa harus merumahkan karyawannya.

"Belum (ada PHK), yang sekarang ini ada beberapa maskapai yang merumahkan karena kegiatan operasinya kan menurun. Kalau dilihat banyak pesawat-pesawat parkir di airport, pesawat parkir itu pasti akan sangat tidak efektif bagi perusahaan jika (karyawan) masih harus hadir ke kantor," ujar Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja kepada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Adapun karyawan yang paling banyak dirumahkan ialah yang terlibat dalam kegiatan produksi maskapai. Mulai dari bagian mekanik pesawat, pilot, hingga pramugari.

"Kalau kegiatan operasionalnya turun, yang akan banyak berkurang aktivitasnya adalah karyawan yang berada di daerah operasional seperti pilot, engineer, pramugari dan kru yang lainnya. Itu kan kalau pesawatnya berhenti berarti mereka ikut (berhenti)," ucapnya.
Terkait karyawan yang dirumahkan digaji atau tidak, ia tidak mengetahuinya secara pasti. Menurutnya, hal itu merupakan kebijakan dari masing-masing maskapai.

"Itu variasi (digaji atau tidak) tergantung dari masing-masing perusahaan," sebutnya.

Apakah fenomena ini memunculkan adanya PHK di industri penerbangan?

PHK Tak Bisa Dihindari

Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman menilai jika virus corona berkepanjangan dapat membuat PHK karyawan di industri penerbangan menjadi nyata.

"Jelas (PHK di industri penerbangan menjadi nyata). Kalau wabah ini berkepanjangan, ya PHK tidak bisa dihindari," ujar Gerry kepada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, dampak virus corona ke industri penerbangan sangat luar biasa. Bahkan dampaknya belum pernah terjadi sebelumnya bagi industri penerbangan di seluruh dunia.

"(Dampak) wabah ini memang luar biasa dan unprecedented (belum pernah terjadi sebelumnya) bagi industri ini di seluruh dunia," ucapnya.

Kapan badai corona di industri penerbangan bakal berlalu?

Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman menilai selama negara-negara lain masih terkena virus corona, industri penerbangan Indonesia tidak benar-benar pulih.

"Selama negara-negara lain masih terkena wabah juga, akan sulit untuk bisa memprediksi kapan wabah ini akan selesai," ujar Gerry kepada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Sebelumnya, banyak ilmuwan yang memprediksi puncak corona di Indonesia ada pada akhir April-Mei 2020. Namun untuk membuat dampaknya menurun setelah puncaknya terjadi juga dinilai membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Untuk wabahnya menurun hingga tidak membahayakan, juga akan memakan waktu setelah puncak wabahnya tercapai," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Pengamat Penerbangan Alvin Lie. Berkaca dari China, walaupun virus corona sudah mereda dampak perekonomiannya belum pulih 100% karena negara-negara lain masih terdampak.

"(Bisa pulih) itu sampai kondisi darurat corona ini bisa diatasi bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Kita melihat seperti China walaupun sudah mampu mengatasi (corona) tapi kegiatan ekonomi, kegiatan sosialnya belum pulih," katanya.

Ketua Umum Asosiasi maskapai Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon Prawiraatmadja meminta keringanan dengan menunda Pajak Penghasilan (PPh) badan.

"Tentu kita meminta relaksasi di sisi lain contohnya perpajakan. Sehingga kalau kita mendapat tunda bayar akan membantu perusahaan untuk bisa mengalokasikan dana cadangan tersebut untuk menunjang kegiatan yang tidak mendapatkan revenue ini," ujar Denon kepada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga meminta diskon pembiayaan di kegiatan bandar udara seperti biaya bahan bakar, navigasi, hingga biaya parkir.

"Kita sebagai maskapai diimbau untuk menurunkan penerbangan, otomatis kan pada parkir. Parkirnya kan nggak bisa parkir di luar airport, harus di dalam airport. Bagaimana perlakuan parkir itu apakah berbayar, kalau berbayar udah nggak boleh terbang masa disuruh bayar. Fairness biaya-biaya airport termasuk navigation service dan sebagainya, termasuk biaya-biaya pertamina yang kita coba propose ke pemerintah," sebutnya.

Jika tidak ada respons positif yang cepat dari pemerintah, Denon memastikan akan terjadi tindakan yang tidak diinginkan seperti PHK karyawan sebagai upaya penyelamatan perusahaan.


 

Read more...
0 komentar

RI Disarankan Segera Lockdown!

lockdown

Jakarta -

Wabah virus corona masih menyebar di Indonesia. Angka kasus positif virus ini sudah mencapai ribuan orang. Opsi mengisolasi wilayah alias lockdown pun makin gencar disuarakan.

Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pun menyarankan hal ini untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia. Lewat keterangan tertulisnya, Ketua Dewan Pengurus LP3ES Didik J. Rachbini dan Peneliti LP3ES Fachru Nofrian mengatakan hingga kini pemerintah terlalu angkuh untuk terus menyatakan tidak mau melakukan lockdown.

"Pemerintah dengan angkuhnya menyatakan tidak ada lockdown! Sudah begitu banyak yang memberikan saran tetapi nampaknya keras kepala, ciri kepemimpinan seolah-olah kuat, tetapi menghadapi masalah dalam manajemen yang krisis," tulis kedua ekonom, lewat keterangan yang diterima Minggu (29/3/2020).

Perlambatan ekonomi memang sudah tidak bisa lagi dicegah, tapi untuk menyelamatkan perekonomian tugas utama pemerintah adalah menangkal wabah corona meluas. Salah satunya dengan melakukan lockdown. Setelah itu baru memikirkan kebijakan ekonomi yang pas.

"Perlambatan ekonomi tidak dapat dicegah, tetapi tugas pemerintah utamanya menangkal wabah covid-19. Setelah itu baru menangkal ekonomi agar tidak terjungkal menjadi krisis, yang menyebabkan ekonomi rakyat terpuruk," kata Didik dan Fachru.

Didik dan Fachru pun kecewa setelah saran dari Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) untuk melakukan lockdown ditolak pemerintah. Padahal menurut keduanya, JK bukan orang baru di pemerintahan, bahkan lebih berpengalaman dibanding penghuni Istana Negara yang sekarang.

"Ikuti saran JK, yang sudah lama meminta pemerintah tegas untuk melakukan lockdown, tetapi selalu dijawab, tidak ada lockdown. Tidak ada penghuni di istana itu, yang lebih dari berpengalaman daripada JK," ungkap Didik dan Fachru.

Ekonom senior Indef Dradjad Wibowo juga pernah mengatakan lockdown harus segera dilakukan. Pemerintah harus lebih tegas untuk melakukan pencegahan penyebaran virus dibanding mempertimbangkan perekonomian.

Menurutnya, perekonomian saat ini sudah sangat tertekan karena virus corona. Penyelamatan terbaiknya adalah dengan mencegah wabah ini meluas, kalau perlu ambil langkah ekstrim untuk melakukan lockdown alias isolasi wilayah.
"Kalau mau menyelamatkan ekonomi maka harus cegah wabahnya. Justru penyelamatan ekonomi paling bagus dan terbaik adalah mencegah wabahnya, salah satunya lockdown," ungkap Dradjad lewat diskusi teleconference Indef, Selasa (24/3/2020).

Didik dan Fachru juga menilai pemerintah terlalu 'mencla-mencle' alias tidak tegas dalam menentukan kebijakan anggaran untuk menangani dampak virus corona. Apa alasannya?

Didik dan Fachru menilai bahwa sejauh ini pemerintah terlihat ragu dan maju mundur dalam mengalokasikan dana APBN untuk menangani virus corona. Mereka menilai alokasi dana yang terus berubah mencerminkan kebijakan yang lemah dari pemerintah.

"Kebijakan anggaran yang ragu dan maju mundur mengalokasikan dana Rp 19 triliun rupiah pada awalnya, beberapa hari kemudian lalu naik Rp 27 triliun rupiah, dan kemudian naik lagi Rp 60 triliun adalah kebijakan yang lemah, mencla-mencle, pertanda pemerintahan tidak memiliki kepemimpinan yang kuat kalau berkaca pada luasnya masalah yang dihadapi rakyat Indonesia," kata Didik dan Fachru.

Berkaca kasus krisis ekonomi di tahun 2008, Didik dan Fachru meminta agar pemerintah mengambil langkah tegas serupa yang dilakukan di tahun 2008. Saat itu pemerintah tegas memotong anggaran kementerian dan lembaga hingga 10%, baik pusat dan daerah.

Kali ini di tengah wabah corona, mereka meminta pemerintah dan DPR memutuskan dengan tegas untuk memangkas anggaran hingga 20%. Kemudian dan tersebut dialihkan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja sektor informal, industri mikro, dan penanganan virus corona lainnya.

"Pada tahun 2008 tidak ada krisis yang hebat, hanya terjadi perlambatan ekonomi, tetapi anggaran dengan tegas dipotong 10%. Pemerintah harus memimpin bersama DPR memutuskan untuk memotong 20% anggaran seluruh kementerian dan daerah, kemudian mengalihkannya untuk pembiayaan corona," kata kedua ekonom ini.

Penghematan pun harus dilakukan, Didik dan Fachru menilai proyek besar strategis nasional yang menelan anggaran besar harus dibatalkan, paling minimal ditunda dahulu.

"Sudah banyak saran, tapi tidak diputuskan segera agar proyek-proyek besar, mercusuar yang mewah dan berbiaya mahal harus dibatalkan setidaknya ditunda," sebut Didik dan Fachru.



Read more...
0 komentar

Akhirnya! Tata Cara Ajukan 'Libur' Nyicil Kredit Sudah Ada

indonesia

Jakarta -

Para perusahaan leasing yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait tata cara untuk mengajukan keringanan cicilan.

APPI menjelaskan pengumuman yang berisi 10 poin. Pengumuman ini diteken oleh Ketua Umum APPI Suwandi Siratno dan Sekretaris Jenderal APPI Sigit Sembodo.

Salah satu point menjelaskan tata cara pengajuan restrukturisasi bagi nasabah atau debitur yang mulai berlaku sejak 30 Maret 2020. Pertama pengajuan permohonan restrukturisasi dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang dapat di-download dari website resmi perusahaan pembiayaan
Kemudian untuk formulirnya sendiri bisa diambil melalui email. Artinya nasabah diimbau untuk tidak mendatangi kantor pembiayaan. Kemudian persetujuan permohonan restrukturisasi (keringanan) akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.

Berikut 10 poin lengkap APPI terkait restrukturisasi pembiayaan debitur yang terdampak wabah virus corona.

1. Kami memahami bahwa penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19) berdampak terhadap perekonomian nasional yang juga dapat mempengaruhi kondisi keuangan Bapak/Ibu saat ini. Sebagai bentuk kepedulian kami atas wabah yang terjadi dan sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan, kami dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan (APPI) bersama-sama dengan seluruh anggota perusahaan pembiayaan menawarkan restrukturisasi (keringanan) kepada Bapak/Ibu yang mengalami kesulitan keuangan sebagai akibat penyebaran Virus Corona.

2. Adapun jenis restrukturisasi (keringanan) yang dapat kami tawarkan antara lain sebagai berikut:
a. perpanjangan jangka waktu;
b. penundaan sebagian pembayaran; dan/atau
c. jenis restrukturisasi (keringanan) lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan.

3. Pengajuan permohonan restrukturisasi (keringanan) dapat dilakukan oleh Bapak/Ibu yang terkena dampak penyebaran Virus Corona dengan persyaratan sebagai berikut:
a. Terkena dampak langsung Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp 10 miliar;
b. Pekerja sektor informal dan/atau pengusaha UMKM;
c. Tidak memiliki tunggakan sebelum tgl 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan virus corona;
d. Pemegang unit kendaraan / jaminan; dan
e. Kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan.

4. Tata cara pengajuan restrukturisasi (keringanan) berlaku mulai tanggal 30 Maret 2020 dan dapat dilakukan dengan cara:
a. Pengajuan permohonan restrukturisasi (keringanan) dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang dapat di-download dari website resmi perusahaan pembiayaan;
b. pengembalian formulir dilakukan melalui email (tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan);
c. persetujuan permohonan restrukturisasi (keringanan) akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.

5. Restrukturisasi (keringanan) dapat disetujui apabila jaminan kendaraan/jaminan lainnya masih dalam penguasaan Bapak/Ibu debitur sesuai perjanjian pembiayaan.

6. Bagi Bapak/Ibu yang telah mendapatkan persetujuan restrukturisasi (keringanan) agar melakukan pembayaran dengan penuh tanggung jawab sesuai perjanjian restrukturisasi (keringanan) yang telah disepakati bersama.

7. Dapat kami sampaikan bahwa perusahaan pembiayaan tetap beroperasi dan memberikan layanan kepada Bapak/Ibu.

8. Bagi Bapak/Ibu yang tidak terdampak wabah Virus Corona tetap melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian, agar terhindar dari sanksi denda dan catatan negatif di dalam Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK).

9. Bapak/Ibu agar selalu mengikuti informasi resmi dari perusahaan pembiayaan, tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoax, serta melaporkan kepada perusahaan pembiayaan apabila terdapat debt collector yang melakukan tindakan tidak sesuai ketentuan.

10. Bapak/Ibu tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website resmi atau melalui call center perusahaan pembiayaan.


Read more...

Minggu, 29 Maret 2020

0 komentar

Misteri Penderita Pertama Virus Corona

china

Wuhan -
Di China, tengah berlangsung investigasi untuk menemukan siapa penderita virus corona pertama atau patient zero. Saat ini, upaya mereka dikabarkan sudah membuahkan hasil.

Dikutip detikINET dari Fox News, Minggu (29/3/2020) manusia pertama yang didiagnosa positif COVID-19 diduga adalah seorang pedagang seafood di Wuhan. Menurut media setempat, namanya adalah Wei Guxian yang berusia 57 tahun.

Wei mengaku mulai sakit pada 10 Desember. Ia awalnya merasa cuma menderita flu kemudian berobat ke klinik terdekat. Wei diberi obat kemudian kembali menjual udang di pasar Wuhan.

Seminggu berlalu, keadaan Wei rupanya makin parah dan terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Dua bulan setelah itu, virus corona merajalela tidak hanya di China melainkan juga di banyak negara.

Pada awalnya, dokter kesulitan untuk menghubhttp://prplanet.net/ungkan Wei dan kasus awal virus corona, lantaran waktu itu penyakit ini belum terdeteksi. Ketika mereka berhasil menghubungkan penyakit Wei dengan kasus yang sama di pasien-pasien pertama, barulah Wei dikarantina.

Tapi semuanya sudah terlambat, virus corona telah menyebar. Kabarnya pada masa awal itu, otoritas melarang para penderita pertama corona mengungkapnya karena mungkin masih yakin bisa diatasi.

Wei mengisahkan ia mulanya mengira hanya menderita flu yang sering melanda tubuhnya. "Saya merasa sedikit lelah. Setiap musim dingin, saya selalu menderita flu. Jadi saya pikir cuma kena flu,"kisahnya.

Tapi keadaannya kemudian jauh memburuk. "Dokter di rumah sakit tidak bisa menentukan apa yang salah dengan saya dan memberi pil. Tapi kemudian saya merasa jauh lebih buruk dan sangat tidak nyaman. Saya tak punya kekuatan atau energi," begitu ceritanya.

Pada 16 Desember, ia berobat ke rumah sakit terbesar di Wuhan, yaitu Wuhan Union Hospital. Barulah di sana dokter memberitahu bahwa dia dan beberapa orang lain mengalami penyakit yang buruk.

Beruntung, Wei berhasil sembuh. Meskipun dia adalah orang pertama yang didiagnosa COVID-19, peneliti meyakini Wei bukanlah penderita pertama atau patient zero corona.

Pasien pertama kabarnya adalah seorang pria berumur 70 tahun yang tidak pernah berhubungan atau menyambangi pasar di Wuhan itu. Kasusnya muncul pada 17 November.

Ini pun peneliti masih belum yakin, bisa jadi sudah ada kasus beberapa minggu sebelumnya. Jadi untuk saat ini, patient zero masih misterius.


 

Read more...
0 komentar

Para Jutawan Teknologi Donasi Lawan Corona Sampai Rp 1,3 T!

bantuan

Jakarta -
Dunia tengah diserang virus corona dan para konglomerat dari jagat teknologi tak tinggal diam. Mulai dari Bill Gates Sampai Jack Ma, semua bergerak bersama melawan pandemi corona.
Siapa lagi mereka yang menyumbangkan baik uang atau peralatan untuk menghempas COVID-19? Dihimpun detikINET, Sabtu (21/3/2020) simak deretan di bawah ini:

1. Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg mengerahkan teknologi yang dikembangkan oleh Chan Zuckerberg Initiative, organisasi amal yang didirikannya bersama istrinya Priscilla Chan. Bekerjasama dengan Gates Foundation, organisasi ini berhasil mendanai peneliti di Kamboja untuk meneliti genom virus penyebab COVID-19 dalam hitungan hari. Ini akan mempermudah proses identifikasi untuk mereka yang terinfeksi.
"Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu orang-orang merasa tidak terisolasi dan saling membantu dan kita sedang membicarakan beberapa ide yang akan kita bagikan dalam beberapa minggu ke depan. Tapi untuk saat ini fokusnya untuk memperlambat penyebaran wabah itu sendiri," tulisnya.

2. Bill Gates

Bill Gates & Melinda Gates Foundation melakukan donasi untuk memerangi pandemi virus corona. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sebanyak USD 100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Sebelumnya, Bill & Melinda Gates Foundation sudah menyumbang uang USD 10 juta untuk tujuan yang sama. Dana tersebut digunakan untuk perawatan pasien COVID-19, pengembangan teknologi untuk deteksi.

3. Jack Ma

Co-founder Alibaba, Jack Ma telah menyumbangkan 500 ribu test kits dan 1 juta masker pencegahan virus corona masing-masing ke Amerika Serikat dan juga Italia. Melalui Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation, konglomerat ini akan kembali menyumbangkan perlengkapan medis ke empat negara di Asia Tenggara.
Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand adalah negara yang disasar. Kedua yayasan itu mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia.
"Kami bergandengan tangan dengan negara-negara tetangga kami di Asia untuk bersama-sama menghadapi COVID-19," ujar Jack Ma.

4. Jeff Bezos

CEO Amazon Jeff Bezos termasuk orang terkaya di dunia. Setelah karyawannya ada yang dinyatakan positif, ia pun segera mengambil tindakan. Bukan donasi, namun lebih kepada peningkatan gaji karyawan dan kebijakan perusahaan untuk membantu melawan pandemi virus corona.
Seperti dilansir The Atlantic, Amazon telah menghubungi White House dan mengumumkan bahwa perusahaan akan mempekerjakan 100 ribu pekerja dengan gaji lebih tinggi untuk menangani lonjakan permintaan pengiriman. Selain itu, perusahaan akan memprioritaskan pesanan pasokan medis dan rumah tangga yang penting.
"Kami menyadari bahwa pada saat-saat seperti ini, perusahaan besar dapat benar-benar membantu, dan kami siap untuk melakukannya dengan melayani pelanggan kami yang membutuhkan pasokan dan layanan penting pada saat ini," kata juru bicara Amazon.

Read more...
0 komentar

Mark Zuckerberg Bantu Bill Gates Cari Obat Corona

mark

San Francisco -
Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan, membantu upaya Bill Gates untuk mencari vaksin virus corona COVID-19 yang sampai saat ini belum ditemukan. Mereka menyumbangkan dana tak sedikit agar obat corona bisa cepat ditemukan, terutama dengan obat yang sudah tersedia.

"Saya dan Priscilla berkomitmen USD 25 juta untuk mengakselerasi pengembangan perawatan COVID-19. Kami bermitra dengan Gates Foundation dan lainnya untuk secara cepat mengevaluasi obat existing yang palin menjanjikan untuk melihat mana paling efektif mencegah dan merawat penderita corona," tulis Zuck di Facebook.

"Karena obat-obatan itu sudah melewati percobaan keamanan klinis, jika mereka efektif, akan jauh lebih cepat membuatnya tersedia dibanding mengembangkan dan menguji vaksin baru," paparnya.

Pengembangan vaksin memang bisa memakan waktu sampai setahun. Sebelumnya, Bill Gates memprediksi vaksin corona baru akan tersedia dalam waktu 12 sampai 18 bulan, itu pun jika prosesnya berjalan lancar.

Bill Gates yang sudah menyumbang ratusan juta dollar untuk memerangi corona Maret lalu membentuk COVID-19 Therapeutics Accelerator. Tujuannya adalah menyediakan perawatan yang terjangkau buat COVID-19 dan bisa tersedia dalam jumlah banyak.

Di sisi lain, yayasan Bill & Melinda Gates Foundation juga adalah salah satu pendukung Coalition for Epidemic Preparedness Innovations, lembaga yang mendanai ilmuwan untuk menemukan vaksin virus corona.

"Kita harus membuat banyak manufaktur untuk pendekatan berbeda-beda karena tahu sebagian tidak akan berhasil. Vaksin membutuhkan uji coba untuk memastikannya efektif dan aman," cetus Gates baru-baru ini.
Read more...

Jumat, 27 Maret 2020

0 komentar

Beda Kondisi Terpuruknya Rupiah Sekarang dan Krismon 98

amerika
Jakarta -
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang tercatat mengalami pelemahan hingga ke level Rp 16.000an. Hal ini disebabkan oleh penguatan dolar AS yang terus terjadi sejak pertengahan Februari lalu akibat dampak Covid 19 di Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan apa yang terjadi saat ini sangat berbeda dengan krisis global 2008 dan krisis Asia pada periode 1997/1998.

"Pada krisis global bagaimana pasar keuangan AS ada Subprime Mortgage dan jadi default sehingga membuat panik di pasar AS, kemudian menjalar ke Eropa dan kita kena dampaknya," kata Perry dalam video conference, Kamis (26/3/2020).

Dia menjelaskan, saat ini bergejolaknya keuangan global terjadi akibat pandemik Covid 19 yang bergerak sangat cepat di Amerika Serikat (AS), Eropa dan Italia yang jumlah kasus kematiannya bahkan lebih tinggi dari China.

Virus ini telah menyebar ke seluruh negara dan membuat panik pasar keuangan global. "Pemilik dana melepas dan menjual aset keuangannya," jelas dia.

Menurut Perry jika dibandingkan dengan periode 1998 lalu, sangat berbeda. Pasalnya jika dulu dolar menyentuh Rp 16.000 dari Rp 2.500.

"Ingat dulu itu dari Rp 2.500 ke Rp 16.000 hampir 8 kali lipat. Sementara sekarang itu dari Rp 13.800 pelemahannya memang 12%, tapi jauh lebih kecil dari kondisi dulu (1998), dan juga kondisi krisis global 2008," jelas dia.

Apalagi saat ini, kondisi perbankan nasional sudah kuat tidak seperti dulu. Dengan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 23%. Non performing loan (NPL) 2,5% secara gross dan 1,3% secara net.

Menurut Perry saat ini langkah ekonomi yang diambil sudah cukup baik. Mulai dari kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan (SSK).

"Seluruh dunia mengalami kepanikan. Bank sentral berupaya melonggarkan likuiditas dengan menurunkan suku bunga. Saya tidak katakan ini sudah berakhir tapi sudah lebih mereda dibandingkan 2 minggu lalu, inilah yang kita hadapi," imbuh dia.


Read more...
0 komentar

Perhatian! Pasar Tanah Abang Tutup Sebagian Mulai Hari Ini

sepi

Jakarta -
Perumda Pasar Jaya memutuskan menutup Pasar Tanah Abang di Blok A, Blok B dan Blok F. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumunan massa di ruang publik guna mencegah potensi penyebaran virus corona (COVID-19).

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan penutupan akan dilakukan selama satu minggu ke depan, terhitung mulai hari ini sampai 5 April mendatang. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G saja yang masih buka, itu pun hanya pedagang yang berjualan jenis bahan pangan.

"Ini dalam rangka menekan angka penyebaran COVID-19. Kecuali di Blok G masih boleh berjualan karena itu juga khusus bahan pangan saja," kata Arief kepada detikcom, Kamis (26/3/2020).
Waktu operasional untuk Pasar Tanah Abang Blok G sendiri disediakan hingga pukul 12.00 WIB untuk masyarakat yang ingin mencari kebutuhan pangan.

"Blok G yang pangan dari pagi sampai jam 12 siang," ujarnya.
Read more...
0 komentar

 Pesan Pemerintah Jangan Dempet-dempet Agar Tak Terpapar Droplet

sakit
Jakarta -
Pesan untuk menjaga jarak di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) disampaikan secara berulang oleh pemerintah. Warga diingatkan bahwa percikan ludah atau bersin orang yang sakit bisa menyebar dalam radius 1,5 meter.

"Upaya pencegahan ini harus difokuskan pada upaya untuk menjaga yang sehat agar tetap sehat, yang sehat tidak tertular penyakit ini. Yang sehat mampu menjaga dirinya supaya tetap sehat," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan live di channel YouTube BNPB Indonesia, Kamis (26/3/2020).

Yuri menjelaskan penyebaran virus Corona terjadi akibat adanya kontak dekat antara orang yang sakit dengan orang yang sehat. Karena itu, warga diminta untuk menerapkan physical distancing secara disiplin. http://prplanet.net/
"Oleh karena itu menjaga jarak pada setiap kegiatan komunikasi sosial ini menjadi penting, droplet atau percikan ludah atau lendir pada saat orang sakit ini sedang bersin atau batuk itu bisa menyebar merata sampai radius 1,5 meter, jarak itu lah yang harus kita jaga," ujarnya.

Dia menjelaskan menjaga jarak sekitar 2 meter harus terus dipertahankan. Sebab, tidak semuanya orang yang terjangkit Corona tampak seperti orang sakit.
"Artinya siapapun mereka kita juga harus meyakini karena tidak seluruhnya orang yang membawa virus ini nampak sebagai orang yang sakit, sering kali kita dapatkan orang tersebut tak tampak sakit, ataupun hanya terlihat seperti sakit ringan, karena itu mari sama-sama kita patuhi ini," ucapnya.



 

Read more...

Kamis, 26 Maret 2020

0 komentar

Penjelasan Lengkap Soal 'Libur' Bayar Cicilan dan Debt Collector

ojk
Jakarta -
Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa kali menjanjikan pelaku ojol dan taksi online serta nelayan bahwa selama darurat corona cicilan kendaran dibebaskan selama 1 tahun. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara menjelaskan hal tersebut.

Lewat keterangan resminya OJK menjelaskan, kelonggaran membayar cicilan selama 1 tahun tersebut mengacu pada jangka waktu restrukturisasi yang diatur dalam POJK Stimulus.

Kelonggaran cicilan yang dimaksud lebih ditujukan pada debitur kecil antara lain sektor informal, usaha mikro, pekerja berpenghasilan harian yang memiliki kewajiban pembayaran kredit untuk menjalankan usaha produktif mereka.  http://prplanet.net/

Misalkan pekerja informal yang memiliki tagihan kepemilikan rumah dengan tipe tertentu atau program rumah sederhana, pengusaha warung makan yang terpaksa tutup karena ada kebijakan WFH.

Relaksasi dengan penundaan pembayaran pokok sampai dengan 1 tahun tersebut dapat diberikan kepada debitur yang diprioritaskan. Dalam periode 1 tahun tersebut debitur dapat diberikan penundaan/penjadwalan pokok dan/ataubunga dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan ataupun asesmen bank/leasing misal 3,6,9, atau 12 bulan.
Kebijakan itu juga termasuk untuk cicilan kendaraan di leasing dan teruang di POJK. Namun OJK sedang melakukan finalisasi bentuk produk hukum setelah melakukan koordinasi dengan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia agar penerapannya tidak menimbulkan moral hazard.

Lalu bagaimana caranya untuk dapat kelonggaran itu?


 

Read more...
0 komentar

3.434 Orang Meninggal karena Corona, Spanyol Lampaui Angka Kematian China 

corona
Madrid

Jumlah korban meninggal akibat virus Corona atau COVID-19 di wilayah Spanyol bertambah menjadi 3.434 orang. Jumlah ini telah melampaui jumlah total korban meninggal di China daratan.

Seperti dilansir AFP, Kamis (26/3/2020), otoritas kesehatan Spanyol, pada Rabu (25/3) waktu setempat, mengumumkan 738 kematian baru dalam sehari. Dengan demikian, total jumlah korban meninggal akibat virus Corona di Spanyol sejauh ini mencapai 3.434 orang.

Jumlah tersebut melampaui jumlah total korban meninggal di China daratan yang sejauh ini mencapai 3.281 orang

Ini berarti Spanyol kini berada di posisi kedua setelah Italia dengan korban meninggal terbanyak di dunia. Italia sejauh ini mengonfirmasi 7.503 orang meninggal dunia akibat virus Corona.
Total jumlah kasus virus Corona di Spanyol kini mencapai 47.610 kasus.

Pertambahan jumlah kasus ini membawa sistem medis Spanyol ke ambang kolaps. Negara ini tengah berjuang memerangi virus Corona dengan kekurangan pasokan medis untuk pemeriksaan, perawatan dan perlindungan para tenaga medis di garis terdepan. Jumlah kasus virus Corona di kalangan pekerja medis juga terus bertambah dan kini mencapai lebih dari 5.400 orang.





 

Read more...
0 komentar

Bantu Klub di Tengah Corona, Pemain-Pemain Union Berlin Rela Tak Gajian

liga jerman
Berlin

Pandemi virus corona memaksa Liga Jerman ditangguhkan. Pemain-pemain dan staf pelatih tim promosi Union Berlin bersedia tidak digaji demi membantu klub mereka.

Liga Jerman sudah dihentikan sejak 13 Maret 2020. Belakangan DFL (Sepakbola Liga Jerman) mengonfirmasi bahwa penangguhan kompetisi divisi satu dan dua akan diperpanjang sampai 30 April.

Union Berlin sedang menghitung biaya karena tidak memainkan pertandingan. Selain para pemain dan staf pelatih, anggota staf lainnya juga setuju gaji mereka dipangkas.

"Ini adalah situasi luar biasa yang kami harus hadapi," ucap Presiden Union Berlin Dirk Zingler dalam pernyataan, sebagaimana dilansir Omnisport. "Tujuan kami adalah sepakbola. Kalau hal itu tidak ada lagi maka, itu akan menyentuh inti dari keberadaan kami."

"Manajemen, staf kami, skuad dan staf pelatih telah bekerja keras dalam beberapa bulan terakhir untuk memastikan kesuksesan di Bundesliga. Sekarang mereka mengorbankan banyak uang untuk melalui krisis bersama-sama."

"Kesediaan ini tidak bisa mendapatkan kredit lebih tinggi lagi untuk setiap orang yang terlibat. Atas nama seluruh manajemen klub, saya ingin berterima kasih atas dukungan mereka. Sebagai sebuah klub, kami akan menaklukkan tantangan-tantangan bersama-sama dan hasil terbaik akan tercipta kalau kami bersama-sama sebagai keluarga Union."

Kiprah Union Berlin di Bundesliga tidak jelek-jelek amat. Saat ini Union Berlin duduk di peringkat 11 klasemen Liga Jerman dengan perolehan 30 poin hasil 25 pertandingan, rinciannya meraih sembilan kemenangan, tiga kali seri, dan 13 kali kalah.

 

Read more...

Rabu, 25 Maret 2020

0 komentar

 Misterius, Jutaan Masker Pesanan Jerman Hilang di Bandara Kenya


corona

Berlin -

Sekitar 6 juta masker kategori FFP2 pesanan Jerman hilang secara misterius di sebuah bandara di Kenya. Jurubicara kementerian pertahanan mengatakan hari Selasa (24/3), barang-barang pesanan itu „hilang tanpa jejak".

Kementerian pertahanan menyatakan, tidak ada kerugian finansial karena kehilangan itu, karena pesanannya „bisa dibatalkan". Menurut perjanjian, barang-barang pesanan itu baru akan dibayar ketika tiba di Jerman. http://prplanet.net/

Masih belum jelas, apakah hilangnya masker pesanan itu akan menghambat penanganan COVID-19 di Jerman. Jurubicara kementerian pertahanan hanya mengatakan, barang-barang yang hilang itu "hanya secuil kecil " dari seluruh pemesanan.

Jerman sudah pesan puluhan juta masker

Pengamat kesehatan mengungkapkan, Jerman memang memesan puluhan juta masker pelindung, sehingga kehilangan itu tidak terlalu menghambat. Namun hilangnya jutaan masker secara misterius tentu saja merupakan "hal yang mengganggu".

Masih belum jelas, bagaimana pesanan itu bisa hilang dari bandara di Kenya. Jurubicara kementerian pertahanan juga menolak menyebutkan berapa harga pesanan yang hilang itu.

Pemesanan peralatan kesehatan yang mendesak untuk penanganan pandemi corona di Jerman memang diserahkan kepada badan pengadaan material di kementerian pertahanan, yang biasanya melakukan pemesanan peralatan militer. Sejak keputusan itu dibuat, sudah ditandatangani pemesanan peralatan kesehatan senilai 241 juta Euro dengan beberapa pembuat dan penyalur peralatan medis.
Read more...
0 komentar

Hantavirus Trending di Tengah Pandemi Corona, Virus Apa Lagi Sih?

cina

Jakarta -

Hantavirus adalah virus dari hewan yang mendadak trending di Twitter. Banyak yang panik karenanya, mengingat pandemi virus corona COVID-19 masih belum teratasi.

Salah satu unggahan terkait hantavirus ada di akun @globaltimesnews, yang membagikan informasi tentang hal itu. Seorang warga Provinsi Yunnan disebut meninggal dalam perjalanan menuju Provinsi Shandong dengan bus sewaan. http://prplanet.net/

Warga tersebut dikatakan positif terinfeksi hantavirus atau virus hanta. Konon, sebanyak 32 penumpang lainnya diperiksa. Tidak ada keterangan lebih lanjut tentang cerita ini.

Memangnya, apa itu hantavirus?

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), hantavirus merupakan keluarga virus yang utamanya menyebar lewat tikus atau rodent. Virus ini bisa memicu berbagai penyakit pada manusia.

Beberapa penyakit yang disebabkan hantavirus adalah hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan haemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS).

Penyakit tersebut tidak ditularkan lewat udara atau airborne, melainkan lewat kontak cairan tubuh seperti urine, feses, dan ludah tikus. Meski jarang, bisa juga menular lewat gigitan.

Apa gejala infeksi hantavirus?

Dikutip dari Firstpost, gejala awal HPS mencakup fatigue atau kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, dan gangguan pencernaan. Jika tak tertangani, bisa memicu batuk dan sesak napas.
Infeksi yang tidak tertangani juga bisa berakibat fatal. CDC menyebut, mortalitas atau angka kematiannya 38 persen.

Gejala HFRS kurang lebih sama, dan bisa menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah, syok akut, kebocoran pembuluh darah, dan gagal ginjal akut.

HPS tidak ditularkan dari orang ke orang, sedangkan HFRS bisa tapi sangat jarang. Pengendalian populasi tikus menjadi cara pencegahan paling utama.



 

Read more...

Selasa, 24 Maret 2020

0 komentar

Rupiah Babak Belur, Dolar AS Nyaris Rp 17.000


corona

Jakarta -
Nilai rupiah kemarin kembali lemah tergencet nilai dolar AS yang makin menguat. Pada pembukaan dolar AS sudah bertengger di posisi Rp 16.550 nyaris mendekati Rp 17.000.

Analis menyebut, penguatan dolar AS yang semakin menjadi-jadi karena kepanikan pasar menghadapi perkembangan corona di dunia dan di Indonesia.

Lalu apakah dolar AS bisa tembus Rp 17.000?  http://prplanet.net/

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini memang sangat cepat dan di luar prediksi.

"Hari ini dolar AS bergerak di luar dugaan, ini karena pasar melihat penambahan jumlah orang yang terdampak corona semakin meningkat. Indonesia memang hari ini sedang berjuang melawan corona," kata Ibrahim saat dihubungi detikcom, Senin (23/3/2020).

Dia menjelaskan, apalagi dengan adanya rapid test yang akan dilakukan, dipastikan jumlah orang yang terdampak akan lebih tinggi. Hal ini membuat pasar panik hingga ada hasil dan kepastian dari penanganan yang dilakukan oleh pemerintah.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan tercatat di level Rp 16.550 berdasarkan data Reuters atau menguat 4% sejak akhir pekan lalu. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dolar AS tercatat sebesar Rp 16.608.
Mengutip laman resmi beberapa bank, Senin (23/3/2020), BRI menjual dolar AS dengan harga Rp 16.835 pada pukul 09.06 WIB. Kemudian, dolar AS akan dibeli dengan harga Rp 16.265.

Bank pelat merah lain yakni Bank Mandiri masih menjual dolar AS Rp 16.200. Kemudian, dolar AS dibeli dengan harga Rp 15.900.


Read more...
0 komentar

Rincian 'Bonus' untuk Dokter hingga Perawat dari Jokowi

dokter

Jakarta -

Banyak pihak sepakat para dokter dan tenaga medis lainnya yang bertugas merawat pasien COVID-19 merupakan pahlawan. Mereka patut mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan pengorbananannya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sependapat. Oleh karena iru pemerintah akan memberikan insentif kepada para dokter hingga perawat.

Insentif akan diberikan dalam bentuk uang setiap bulannya. Besarannya berbeda-beda antara dokter, perawat, bidang dan tenaga medis lainnya.  http://prplanet.net/

Selain itu disiapkan juga uang santunan kematian bagi mereka tenaga medis yang gugur karena COVID-19. Semua insentif itu diberikan hanya untuk wilayah yang sudah berstatus darurat corona.Jokowi mengatakan, pemerintah telah sepakat akan memberikan insentif bulanan. Mereka yang akan mendapatkan insentif ini mulai dari dokter spesialis, bidan, perawat hingga tenaga medis lainnya.

"Pada kesempatan ini, kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan setelah dihitung Menkeu bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis. Dokter spesialis diberikan Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta," ujarnya usai mengunjungi Wisma Atlet, Senin (23/3/2020).

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta bagi tenaga medis yang gugur. Sederet insentif itu hanya berlaku untuk daerah yang sudah berstatus tanggap darurat.

Jokowi juga menyampaikan duka cita terhadap tenaga medis yang telah gugur saat berjuang menangani pasien COVID-19. Dia berharap yang terbaik untuk almarhum maupun keluarga yang ditinggalkannya.
Read more...

Senin, 23 Maret 2020

0 komentar

Kantor Ditutup Gegara Corona, Ada yang Sampai PHK Lho

phk

Jakarta -

Perusahaan yang berkantor di Jakarta mulai menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Ditambah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengimbau seluruh perkantoran di Jakarta ditutup sementara waktu untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Di tengah situasi tersebut, buruh yang berprofesi sebagai pemelihara gedung pun kehilangan pekerjaan, khususnya mereka yang berstatus alih daya alias outsourcing. Pasalnya ketika perkantoran tutup maka aktivitas pemeliharaan gedung akan berkurang. Biasanya gedung-gedung perkantoran dikelola oleh perusahaan yang khusus bergerak di bidang tersebut.

"Memang apapun keputusan dan kebijakan yang diambil pemerintah itu akan berdampak kepada kita selaku (pelaku usaha) di pemeliharaan bangunan dan gedung," kata Ketua Umum Asosiasi Profesi Pemeliharaan Gedung atau Building Engineering Association (BEA) Mardi Utomo saat dihubungi detikcom, Minggu (22/3/2020).

Menurutnya beberapa perusahaan pemelihara gedung sudah tidak lagi mempekerjakan tenaga outsourcing yang biasa digaji harian.

"Ada karyawan yang sifatnya outsourcing atau yang dibayar secara harian seperti itu. Nah ini juga di beberapa member kami itu sudah memulai menerapkan, terutama yang pekerja harian, itu sudah mulai diberhentikan sejak beberapa hari yang lalu. Itu sudah mulai ada," jelasnya.

Dia menjelaskan dampak dari kebijakan WFH bagi karyawan kantor sudah dirasakan oleh perusahaan pemelihara gedung dan bangunan.
"Makanya ini dampaknya sudah mulai terasa ya seperti yang tadi saya sampaikan. Pengurangan di sektor terutama yang pekerja harian sudah dilakukan. Sudah banyak yang dilakukan tapi belum semuanya," tambahnya.

Bagaimana dengan karyawan tetap? Apakah akan terdampak negatif juga?

 

Read more...
0 komentar

Tak Perlu ke Luar Rumah, Kata Ahok Beli Bensin Bisa Diantar

 
corona

Jakarta -

PT Pertamina (Persero) menyediakan layanan pesan antar (Pertamina Delivery Service/PDS). Lewat program itu, masyarakat tidak perlu keluar rumah sebagai upaya pemerintah menekan penyebaran virus corona.

Lewat akun Twitternya, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengumumkan Pertamina menyediakan layanan antar khusus pembelian Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Pelumas Fastron, Bright Gas, dan Elpiji.

"Pertamina Delivery Service unt membantu seluruh aktivitas kamu selama Work From Home. #PertaminaDeliveryService tersedia di beberapa wilayah. Info lebih lengkap segera hubungi Pertamina Call Center 135," kata Ahok dalam akun @basuki_btp yang dikutip detikcom, Senin (23/3/2020).

Layanan ini terbuka selama 24 jam dengan pengiriman dari jam 08.00-20.00 WIB. Cukup menghubungi 135 sebelum pukul 17.00 WIB, barang yang Anda pesan akan langsung diantar di hari yang sama.
Berikut daftar daerah yang sudah dapat menikmati layanan PDS :

1. Kota Jakarta Utara : Semua kecamatan

2. Kota Jakarta Pusat : Semua kecamatan

3. Kota Jakarta Timur : Semua kecamatan

4. Kota Jakarta Selatan : Semua kecamatan

5. Kota Jakarta Barat : Semua kecamatan

6. Kota Bogor : Semua kecamatan

7. Kabupaten Bogor : Bojong Gede, Cibinong, Cileungsi, Citeureup, Gunung Putri, Parung, Sukaraja

8. Kota Depok : Semua kecamatan

9. Kota Tangerang : Batuceper, Benda, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karawaci, Pinang, Tangerang

10. Kota Tangerang Selatan : Semua kecamatan

11. Kabupaten Tangerang : Curug, Kelapa Dua, Pagedangan

12. Kota Bekasi : Semua kecamatan

13. Kabupaten Bekasi : Cibitung, Cikarang Selatan

14. Kota Bandung : Batununggal, Coblong, Sukajadi

15. Kabupaten Bandung Barat : Padalarang

16. Kota Tasikmalaya : Cipedes, Indihiang

17. Kota Sukabumi : Semua kecamatan

18. Kota Semarang : Candisari, Gajahmungkur, Semarang Barat, Semarang Tengah

19. Kota Yogyakarta : Danurejan, Gedongtengen, Gondokusuman, Jetis

20. Kabupaten Sleman : Depok, Kalasan, Mlati, Ngemplak

21. Kota Surabaya : Benowo, Bubutan, Bulak, Dukuh Pakis, Gayungan, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Jambangan, Karangpilang, Lakarsantri, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tegalsari, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo, Wonokromo

22. Kabupaten Sidoarjo : Buduran, Gedangan

23. Kota Malang : Semua kecamatan

24. Kota Denpasar : Semua kecamatan

 

Read more...

Minggu, 22 Maret 2020

Ada Pandemi Corona, Alisson Kekeuh Latihan di Markas Liverpool

0 komentar

Ada Pandemi Corona, Alisson Kekeuh Latihan di Markas Liverpool

corona
Liverpool -
Liga Inggris libur setidaknya sampai 30 April mendatang karena wabah virus corona. Meski begitu, kiper Liverpool, Alisson Becker, tetap rutin datang ke markas latihan timnya.

Diketahui, Liverpool meniadakan segala aktivitas latihan di markas mereka, Melwood. Semua pemain harus menjalani porsi latihan masing-masing sambil mengisolasi diri mereka.

Namun Alisson tetap pergi ke Melwood, sekalipun sudah ada instruksi untuk tidak ke sana. Memangnya boleh?

Rupanya, Alisson punya alasan khusus. Ia dibolehkan datang ke sana untuk melakukan pemulihan cedera pinggulnya, yang membuatnya absen di dua laga terakhir Liverpool.

"Keinginan klub adalah semua orang tetap tinggal di rumah. Tapi saya punya kasus khusus, saya sedang cedera," kata Alisson, dikutip oleh Mirror.

"Untungnya, cederanya tak serius. Tapi memang butuh perawatan dan penanganan di pusat latihan klub (Melwood). Saya tidak melakukan kontak dengan rekan setim, kok, mereka semua di rumah masing-masing," sambung kiper asal Brasil itu.

Alisson pun mengatakan ia hanya bertemu dengan fisioterapis dan pelatih kiper saja selama pemulihan di Melwood. Peraturan untuk pencegahan virus corona pun tetap berlaku.

"Dalam situasi ini, semua rekomendasi tetap kami jalankan, seperti mencuci tangan, tak menyentuh muka, mulut, hidung, dan mata," ujar Alisson.

"Saat kami berbicara, tetap ada jarak antara satu dan yang lain. Selain fisioterapis dan pelatih kiper, saya tidak melakukan kontak dengan siapapun."

"Rutinitas saya jelas. Keluar rumah, ke tempat latihan, melakukan sesi pemulihan, pulang dan tinggal di rumah," tukas eks kiper AS Roma itu.



 
Read more...

Anies Minta Kegiatan Kantor Disetop, Ini Respons Dunia Usaha

0 komentar

Anies Minta Kegiatan Kantor Disetop, Ini Respons Dunia Usaha

corona
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh perkantoran di Jakarta ditutup sementara waktu, dan membuat semua pekerjaan dilakukan dari rumah alias work from home. Hal ini dilakukan Anies untuk menekan penyebaran virus corona yang makin banyak di Jakarta.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan keputusan menutup kantor dan mempekerjakan karyawan dari rumah cukup berat dilakukan. Namun, dia mengatakan kalangan pengusaha akan siap melakukan hal ini.

"Kalau kita dari dunia usaha memang ini sesuatu yang berat, tapi tetap kan yang diminta keselamatan warga dan orang banyak. Dan harus dimulai masing-masing, yaitu keselamatan karyawan kita, maka harus mengurangi interaksi dalam rangka mempersempit penyebaran virus ini," ungkap Sarman kepada detikcom, Sabtu (21/3/2020).

"Tapi kami akan ikuti lakukan ini walaupun berat," sambungnya.
Dia menjelaskan bahwa kinerja karyawan akan menurun apabila pekerjaan dilakukan dari rumah. Menurutnya bekerja 100% di kantor sangat optimal.

"Ya yang jelas gini, kalau perusahaan kan efektifnya operasional 100% di kantor. Kalau kerja dari rumah kan koordinasi butuh waktu, dikhawatirkan pelayanan ke customer bisa nggak maksimal juga. Sudah pasti produktivitas menurun," kata Sarman.

Sarman menyebut bahwa pengusaha sendiri sudah mulai memberikan kebijakan work from home selama minggu ini. Dia menyebut setidaknya rata-rata 60% karyawan di suatu perusahaan sudah bekerja dari rumah.

"Iya jadi itu memang dari Senin kemarin juga sudah menerapkan. Katakan lah di Sudirman, rata-rata perusahaan juga sudah berkurang 60% karyawan yang bekerja ke kantor," sebut Sarman.

Dengan adanya surat edaran yang diterbitkan Anies, Sarman menjelaskan kemungkinan jumlah karyawan yang bekerja di rumah akan ditambahkan. Bisa jadi 70-80% karyawan bekerja dari rumah Senin besok.

"Apalagi dengan penegasan ini, mungkin hari Senin depan akan bertambah. Mungkin bisa antara 70-80% karyawan kami akan lakukan WFH, sisa yang masuk akan kami atur untuk seminimal mungkin bekerja," kata Sarman.

Read more...