Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 25 April 2019

0 komentar

Lagi, Seorang Petugas KPPS di Surabaya Meninggal di Rumah Sakit

dapatqq.club

Surabaya - Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya kembali meninggal. Total sudah ada tiga petugas KPPS yang meninggal saat menjalankan tugas pada Pemilu 17 April.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Perlindungan Masyarakat (Linmas) Surabaya Eddy Christijanto saat dikonfirmasi detikcom membenarkan pagi ini ada seorang petugas yang meninggal.
"Benar, pagi ini ada petugas KPPS Surabaya yang meninggal lagi setelah Rabu (24/4) malam kemarin dilaporkan dua petugas juga meninggal," kata Eddy saat dihubungi detikcom, Kamis (25/4/2019).

Petugas tersebut, terang Eddy, bernama Tomi yang sebelumnya menjaga TPS 019 Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari.

"Informasinya tadi saya dapat dari pak camat. Setelah menjaga TPS sesak napas dan kemudian sempat dirawat di rumah sakit. Kemudian pagi ini meninggal," beber Eddy.

"Posisi saat ini infonya jenazah sudah dibawa dari RKZ ke rumah duka di Karanggayam Teratai," tambahnya.

Sebelumnya, dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Surabaya meninggal usai menjalankan tugasnya dalam gelaran Pemilu 2019. Berita duka terdengar setelah keduanya menjalani perawatan di rumah sakit.

Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi membenarkan bahwa ada dua petugas KPPS dari Surabaya yang meninggal dunia.

"Iya benar dua petugas kita di Surabaya meninggal," kata Nur Syamsi saat dihubungi detikcom, Selasa (24/4/2019).Syamsi menyampaikan, dua petugas KPPS yang meninggal itu masing-masing bernama Badrul Munir petugas TPS 19 Kedung Baruk dan Sunaryo dari TPS 13 Kapas Madya. 

 

0 komentar:

Posting Komentar