-
Senin, 29 April 2019
Jakarta -
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengaku tidak tahu persis terkait maksud pernyataan eks Ketua MK Mahfud Md yang menyebut daerah yang dimenangkan capres Prabowo Subianto dulunya dianggap 'provinsi garis keras'.
Terlepas dari itu, Toni mengatakan penjelasan Mahfud soal fenomena
politik hari ini bisa benar dan salah. Namun dia mengapresiasi sikap
Mahfud yang sudah memulai menjelaskan fenomena politik dengan didasari
argumen akademik.
Sebelumnya, pernyataan soal 'Provinsi Garis Keras' itu disampaikan
Mahfud dalam wawancara di salah satu stasiun TV. Video potongan
wawancara yang berdurasi 1 menit 20 detik lalu beredar di media sosial.
Pernyataan Mahfud ini kemudian direspons oleh tim Prabowo-Sandiaga,
mulai dari Waketum Gerindra Fadli Zon hingga Koordinator Jubir BPN
Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, termasuk Said Didu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar