Pages

Banner 468 x 60px

 

Rabu, 01 Mei 2019

0 komentar

Prabowo Putar Rekaman Pidato Bung Tomo di Acara May Day KSPI

dapatqq.club

Jakarta - Capres Prabowo Subianto sempat memutar rekaman pidato Bung Tomo dalam acara May Day Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Prabowo mengaku dirinya sudah ratusan kali mengulang dan mendengarkan pidato itu di saat dirinya merasa ragu-ragu.

Prabowo saat itu menyampaikan pidatonya di hadapan massa buruh di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Pidatonya awalnya mengenai peringatan maupun perjuangan hari buruh, hingga suatu waktu Prabowo menyebut banyak orang yang duduk di kursi kekuasaan di Indonesia lupa dengan sejarah Indonesia.

"Saudara-saudara saya minta izin ini hari buruh, saya mau ingatkan sejarah Republik Indonesia. Banyak yang duduk di jabatan kekuasaan lupa dari mana Republik ini lahir. Republik lahir dari rakyat, pemuda-pemuda, dipimpin ulama-ulama, kiai-kiai dari semua suku, semua agama mereka berani melawan penjajah, mereka berani," kata Prabowo dalam sambutanya di lokasi, Rabu (1/5/2019).

Prabowo kemudian memutarkan pidato dari Bung Tomo. Ia menyebut pidato itu merupakan pidato favoritnya yang sering diputar di saat dirinya sedang merasa ragu-ragu dalam memilih keputusan.

"Setiap saya ragu-ragu, setiap saya rasa khawatir selalu saya putar pidato Bung Tomo, pidato Bung Tomo mungkin saya sudah putar 100-200 kali dan setiap saya terharu beliau katakan merdeka atau mati, lebih baik hancur dari pada dijajah kembali," ungkap Prabowo.

Selanjutnya, Prabowo memutarkan rekaman pidato Bung Tomo. Prabowo meminta massa buruh untuk merasakan lebih dalam pidato itu.
Berikut rekaman pidato singkat Bung Tomo yang diputar oleh Prabowo.

Saudara-saudara, rakyat jelata di seluruh Indonesia terutama sauadara penduduk Kota Surabaya. Kita semua telah mengetahui hari ini tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet yang memberikan ancaman kepada kita semua.

Kita diwajibkan dalam waktu tidak ditentukan mengangkat senjata-senjata dan ruh dari tentara-tebtara Jepang. Mereka minta supaya kita datang pada saat itu dengan mengangkat tangan. Mereka minta supaya kita datang dengan membawa bendera putih tanda kita menyerah kepada mereka.

Di dalam pertempuran lampau kita menunjukan bahwa rakyat Indonesia kaya, pemuda-pemuda yang berasal dari Sulawesi, pemuda yang berasal dari Kalimantan, seluruh Sumatera, Tapanuli dan seluruh pemuda yang ada di Surabya ini kita punya pasukan masing-masing. 

0 komentar:

Posting Komentar