Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 01 Agustus 2019

0 komentar

BNPB soal Kebakaran Hutan Sulit Padam: Gambut Kita Sangat Dalam

 Jakarta - BNPB terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Riau. Sebanyak 30 unit helikopter telah dikerahkan namun kondisi gambut masih jadi persoalan.

"Faktanya hari ini kita lihat sendiri, walaupun sudah lebih dari 30 unit helikopter yang dikerahkan ke lapangan, kebakaran tidak bisa dipadamkan ya. Jadi faktanya adalah gambut di negara kita itu kedalamannya sangat dalam. Ada yang dalamnya di atas 20 meter bahkan ada yang 36 meter," kata Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo di Graha BNPB,http://dapatqq.site/ Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (1/8/2019).

Doni mengatakan pemadaman menggunakan helikopter hanya mampu memadamkan api di lapisan atas gambut. Sementara bagian bawah gambut tetap tak tersentuh air."Jadi ketika water booming heli dikerahkan hanya bisa memadamkan bagian atas lapisan atas saja. Bagian bawahnya tidak bisa disentuh oleh air karena volume water booming itu 5 kubik, sementara kedalamannya itu adalah 36 meter," ujarnya. 


Dia meminta tindakan pembakaran hutan dengan sengaja tak lagi dilakukan. Sebab bisa saja api baru bisa padam saat musim hujan nanti."Jangan bakar, kalau bakar itu tidak bisa dipadamkan, dan akan padam itu pada musim hujan. Berapapun helikopter kita kerahkan tetapi tetap tak maksimal," kata dia.

Selain kondisi gambut, keberadaan awan juga mempengaruhi proses pemadaman. Saat ini awan yang ada belum cukup untuk menciptakannya hujan buatan."Awan kalau ada 70 persen baru boleh ya menggunakan hujan buatan. Kalau tidak ya tidak bisa. Sekarang saja awan baru ada 30-40 persen," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar