Pages

Banner 468 x 60px

 

Selasa, 07 Januari 2020

0 komentar

Belanja Tanpa Plastik Sama Sekali di Jakarta Bisa Banget, Ini Buktinya

Jakarta - Larangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai bakal berlaku mulai Juli 2020 di mal, swalayan, hingga pasar di Jakarta. Sebetulnya saat ini pun belanja tanpa plastik sama sekali sudah bisa dilakukan di Jakarta.

detikcom pada Selasa (7/1/2020), mengunjungi salah satu toko yang menerapkan konsep berbelanja tanpa plastik. Toko tersebut bernama 'The Bulkstore & Co', yang berada di Jl KH Wahid Hasyim, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. http://dapatqq.vip/

Saat memasuki toko tersebut, pengunjung langsung disuguhkan susunan pajangan dagangan. Barang yang dijual disusun dan dikemas dalam wadah-wadah khusus, terpajang rapi di rak terbuat dari kayu.

 Koleksi dagangan yang dijual di toko ini sangat beragam. Mulai dari yang berbentuk bubuk seperti bubuk kacang dan kunyit hingga biji kopi dan biji kacang. Ada pula yang cair seperti curah kunyit hingga alat-alat yang ramah lingkungan seperti sedotan stainless atau sedotan bambu.

Sesuai konsep yang diusung yakni berbelanja tanpa kantong plastik, toko ini tidak menyediakan wadah yang terbuat dari plastik. Untuk setiap barang yang dibeli, konsumen dianjurkan membawa wadah sendiri.

Namun bagi konsumen yang tidak membawa wadah, toko ini menyediakan berbagai jenis wadah yang juga bukan terbuat dari plastik. Toko ini menyediakan tolebag, paper bag, toples hingga botol dengan berbagai ukuran dengan variasi harga.

Supervisor The Bulkstore & Co, Dwi Nurmalia, menyatakan konsep belanja di toko tersebut berbeda dengan konsep belanja di supermarket pada umumnya. Menurutnya, konsumen bisa membeli tanpa batas minimum sesuai kebutuhannya di toko ini.

"Jadi customer boleh beli berapapun yang mereka butuhkan, jadi nggak membuang-buang makanan dengan percuma. Jadi kalau di supermarket kan kita sebenarnya butuhnya hanya sekian gram tapi harus beli sekian banyak kan," kata Dwi di lokasi.

"Kalau di sini kita boleh beli 1 gram, 2 gram, terserah sih dan mereka bawa tempat sendiri, biasanya sudah mengerti. Kalau pun tidak membawa, kita menyediakan beberapa alternatif kayak telobag, paper, jar dengan aneka harga seribu sampai 11 ribu tempatnya," lanjut dia.
Selain The Bulkstore & Co, toko tanpa wadah plastik juga dapat ditemui di Kemang Timur, Jakarta Selatan. Toko bernama 'Naked Inc' itu tidak menyediakan kantong plastik maupun wadah plastik bagi pelanggan. Kuantitas barang-barang yang dijual pun bisa dibeli sesuai kebutuhan konsumen.Seluruh ruangan dipenuhi botol kaca berjajar beraturan. Botol-botol kaca tersebut nampak berisi makanan, kacang-kacangan, bahan pokok, deterjen, alat mandi bahkan bumbu dapur untuk memasak.

Di luar botol kaca yang berisi bahan tersebut, tertulis harga satuan per-gram dengan tinta permanen. Harga tersebut mulai dari Rp 37 gram sampai paling tinggi Rp 1.800 gram. Pembeli bisa menentukan takaran gram sesuai yang diinginkan dan penjual akan membantu dengan timbangan yang disediakan.
Sebagai contoh, beras dihargai Rp 37/gram. Setelah ditimbang, beras tidak dimasukkan ke plastik melainkan ke paper bag jika pembeli tidak membawa wadah sendiri. Pengunjung dikenai biaya tambahan untuk paper bag seharga Rp 3.500 dan botol kaca seharga Rp 30.000 - Rp 100.000. Setelah belanjaan dimasukkan wadah, pelanggan juga tidak diberikan plastik sama sekali. Dengan demikian, pelanggan bisa berbelanja tanpa plastik sama sekali di toko itu. 

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Pergub DKI Nomor 142 tahun 2019 Tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat. Pergub ini diteken Anies pada 27 Desember 2019 dan diundangkan pada 31 Desember 2019.  

0 komentar:

Posting Komentar