-
Selasa, 07 Mei 2019
Jakarta -
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengaku sempat membahas perihal rencana pemindahan ibu kota negara di Istana Negara. Bambang mengatakan persiapan pemindahan ibu kota harus matang dan tak membebani APBN.
Jokowi, lanjut Bambang, menyampaikan dibutuhkan lahan seluas 40 ribu
hektar untuk wilayah ibu kota negara baru. Jokowi juga mengungkapkan ada
tiga daerah yang luasnya memenuhi syarat minimal tersebut yang siap
dibangun.
Bambang menjelaskan hasil kajian pemindahan ibu kota negara yang telah
dirumuskan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan
Perencanaan Pembangunan Nasional akan dibahas secara mendalam dalam
rapat kerja dengan berbagai komisi di DPR RI. Dalam rapat, Bambang
mengatakan DPR dan Pemerintah akan saling mengoreksi dan bersaran.
JIka rencana ini terimplementasi, dia berharap Indonesia menjadi contoh
baru bagi negara lainnya yang ingin memindahkan ibu kota. "Berbagai
negara seperti Malaysia, Brazil, Amerika, Australia punya kesuksesan
masing-masing dalam memindahkan ibu kota negara. Begitupun dengan
Indonesia, jika nanti jadi memindahkan ibu kota negara, harus ada
nilai-nilai penting yang kita berikan kepada dunia sebagai teladan,"
terang dia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar