-
Jumat, 13 Desember 2019
Jakarta - Hari ini, tepat 16 tahun lalu Saddam Hussein, Presiden Irak yang terguling saat koalisi dipimpin Amerika Serikat melakukan invasi, tertangkap dalam bungker persembunyiannya.
Saat Presiden Bush mengumumkan penghentian operasi perang pada 1 Mei
2003, Saddam belum ditemukan. Baru pada awal Desember 2003, saat pasukan
koalisi berhasil menangkap puluhan anggota keluarga Saddam, ada titik
terang keberadaan pria yang memimpin Irak sejak 1979 itu.
Sebanyak 600 serdadu dengan berbagai keahlian terlibat dalam operasi
tersebut. Laporan intelijen menyebut Saddam berada di sebuah tempat
persembunyian di Desa Ad-Dwar, yang hanya berjarak 15 km dari kampung
halamannya, Tikrit.
"Tidak mungkin dia bisa melawan, sehingga dia hanya ditangkap seperti
tikus," ujar Odierno dalam taklimat media di Kota Tikrit sehari setelah
penggerebekan itu. Bersama Saddam ditemukan juga uang USD 750 ribu dalam
pecahan USD 100.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar