KPK Jawab Tudingan Masinton soal Penyelidik ke DPP PDIP Bermotif Politik
Jakarta - Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menanggapi Politisi PDIP, Masinton Pasaribu
yang menilai langkah tim penyelidik KPK ke kantor DPP PDIP bermotif
politik. Menurut Lili, sebaiknya biarkan KPK bekerja menyelesaikan
tugasnya. http://dapatqq.vip/
"Sebaiknya biarkan KPK bekerja menyelesaikan semua
pekerjaan yang sedang ditanganin," kata Lili kepada detikcom, Minggu
(12/1/2020).
"Biarkan KPK menyelesaikan pekerjaannya agar semua masyarakat dapat melihat kasus ini dengan terang benderang," imbuh dia.
Masinton sebelumnya, menilai langkah tim penyelidik KPK ke kantor DPP
PDIP bermotif politik. Dia menganggap kedatangan tim KPK ilegal karena
tak bisa menunjukkan surat tugas.
"Tim penyelidik KPK yang
mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan saya simpulkan sebagai motif
politik dan bukan untuk penegakan hukum. Kegiatan lapangan Tim
Penyelidik KPK mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan pada Kamis, 9
Januari 2020, adalah tindakan ilegal untuk mendiskreditkan PDI
Perjuangan," kata Masinton dalam keterangan tertulis, Minggu
(12/1/2020).Tim penyelidik KPK mendatangi kantor DPP PDIP terkait penangkapan
Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Kader PDIP Harun Masiku disebut sebagai
pemberi suap ke Wahyu.
Masinton mengatakan partainya menghormati
penangkapan terhadap Wahyu. Namun penting bagi dia, agar penegak hukum
juga menaati aturan.
"Iya, tadi memang ada beberapa orang yang ingin masuk ke dalam, namun memang karena tak lengkap administrasinya, makanya tak bisa," kata Guntur di Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Perkara ini, KPK menetapkan Wahyu dan Agustiani, orang kepercayaan Wahyu, sebagai tersangka penerima suap. Sementara itu, Harun Masiku serta Saeful ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Namun Harun tidak terjaring KPK dalam OTT sehingga KPK meminta Harun kooperatif menyerahkan diri.

0 komentar:
Posting Komentar