Viral Netizen Hina Polisi soal Penanganan Kasus Pelajar Bunuh Begal
Blitar -Sebuah postingan menghina polisi viral di Facebook. Postingan itu berisi ketidakpuasan netizen pada penanganan kasus pelajar yang membunuh begal di Malang.
Seperti
pantauan detikcom, postingan yang viral itu dikirim akun Diaz Diaz ke
Facebook Jual Beli Motor Blitar. Ia mengungkapkan kekecewaan pada polisi
dengan menuliskan kata yang tak patut.
"Polisi a####g. Kalo polisi tembak begal sampai mati polisi gak dipenjara. Tp klo orang biasa bunuh begal, knapa koq ditangkap. Apakah ini namanya keadilan sosiak bagi seluruh rakyat Indonesia. Polisi a####g cuma mentingin uang dan pangkat. Hey polisi, klo kamu gk terina lepas seragammu ayo duel sama aku," berikut postingan akun Diaz seperti yang dilihat detikcom, Rabu (22/1/2020). http://dapatqq.vip/
"Polisi a####g. Kalo polisi tembak begal sampai mati polisi gak dipenjara. Tp klo orang biasa bunuh begal, knapa koq ditangkap. Apakah ini namanya keadilan sosiak bagi seluruh rakyat Indonesia. Polisi a####g cuma mentingin uang dan pangkat. Hey polisi, klo kamu gk terina lepas seragammu ayo duel sama aku," berikut postingan akun Diaz seperti yang dilihat detikcom, Rabu (22/1/2020). http://dapatqq.vip/
Akun Diaz mem-posting tulisan tersebut pada Senin (20/1). Ia menanggapi
postingan sebelumnya yang diunggah akun Satuin Twoin di grup Facebook
Komunitas Peduli Malang Raya pada 15 Januari lalu.
Postingan itu menceritakan kronologi penanganan kasus pelajar di Kabupaten Malang yang membunuh begal yang akan memperkosa kekasihnya. Tagar #bebaskan_ZA membuat postingan ini viral ke berbagai media sosial. Baik di Blitar maupun Malang.
Postingan itu menceritakan kronologi penanganan kasus pelajar di Kabupaten Malang yang membunuh begal yang akan memperkosa kekasihnya. Tagar #bebaskan_ZA membuat postingan ini viral ke berbagai media sosial. Baik di Blitar maupun Malang.
Namun akun Diaz Diaz kemudian mengubah narasi postingan di beranda akun
pribadinya dengan menghilangkan kalimat hinaan pada polisi di tanggal
yang sama pada pukul 09.36 WIB. Walaupun sudah diganti narasi, rupanya
postingan ini telah terdeteksi Tim Cyber Crime Polres Blitar.
Kapolres Blitar AKBP Budi Hemanto mengatakan, pemilik akun telah dipanggil ke Mapolres Blitar dan diminta keterangan. "Yang bersangkutan sudah diamankan. Tapi menurut yang bersangkutan, akun tersebut di-hack. Kami masih dalami alibi dan lain-lainnya," kata Budi kepada detikcom.
Kapolres Blitar AKBP Budi Hemanto mengatakan, pemilik akun telah dipanggil ke Mapolres Blitar dan diminta keterangan. "Yang bersangkutan sudah diamankan. Tapi menurut yang bersangkutan, akun tersebut di-hack. Kami masih dalami alibi dan lain-lainnya," kata Budi kepada detikcom.

0 komentar:
Posting Komentar